Apakah Arduino itu?

Tentang Arduino

Apa yang dimaksud dengan Arduino?

Arduino sebenarnya adalah sebuah platform. Platform ini diciptakan untuk menyederhanakan proses rangkaian dan pemrograman mikrokontroler sehingga menjadi lebih mudah dipelajari dan menyenangkan.

Platform ini disusun pada sebuah software yang diberi nama Arduino IDE. Software inilah yang paling utama, membantu menjembatani antara bahasa mesin yang begitu rumit sehingga menjadi bahasa dan logic yang lebih mudah dimengerti manusia. Software Arduino IDE bisa didownload gratis di arduino.cc dan tersedia untuk Windows, Mac OSX dan Linux. Tujuan utama software ini : untuk memprogram mikrokontroler untuk melakukan tugas yang kita tentukan.

Apakah mikrokontroler itu?

Secara sederhana, mikrokontroler adalah chip yang menjadi otak dari sebuah rangkaian elektronika. Analoginya, jika pada komputer anda otak utama adalah chip processor Intel Core i7 (atau AMD) yang mengatur semua hardware dari mulai motherboard, RAM, hardisk, monitor, keyboard, dsb, maka pada rangkaian mikrokontroler Arduino, chip ATmega328 adalah otaknya, yang mengatur komponen lain yang terhubung dengan nya (misal led, sensor2, motor). Jika pada komputer and software diinstall dengan Operating System Windows (atau Mac OSX / Linux) sebagai tuan rumah nya, pada microkontroler software berbentuk program yang langsung di 'bakar' (burn) langsung pada chip mikrokontroler yang bersangkutan, dengan 'bootloader' sebagai tuan rumahnya.

Pada platform Arduino sekarang, chip yang populer digunakan adalah ATmega328. Platform Arduino, yang dibantu oleh dengan board-board Arduino, memudahkan anda melakukan memrograman chip ATmega328 untuk melakukan tugas yang anda tentukan.

Chip mikrokontroler ATMega328

Apakah ATmega328 itu?

ATmega328 adalah chip mikrokontroler 8-bit berbasis AVR-RISC buatan Atmel.Chip ini memiliki 32 KB memori ISP flash dengan kemampuan baca-tulis (read write), 1 KB EEPROM, dan 2 KB SRAM. Dari kapasitas memori Flash nya yang sebesar 32 KB itulah chip ini diberi nama ATmega328. Chip lain yang memiliki memori 8 KB diberi nama ATmega8, dan ATmega16 untuk yang memiliki memori 16 KB.

Chip ATmega328 memiliki banyak fasilitas dan kemewahan untuk sebuah chip mikrokontroler. Chip tersebut memiliki 23 jalur general purpose I/O (input/output), 32 buah register, 3 buah timer/counter dengan mode perbandingan, interupt internal dan external, serial programmable USART, 2-wire interface serial, serial port SPI, 6 buah channel 10-bit A/D converter, programmable watchdog timer dengan oscilator internal, dan lima power saving mode. Chip bekerja pada tegangan antara 1.8V ~ 5.5V. Output komputasi bisa mencapai 1 MIPS per Mhz. Maximum operating frequency adalah 20 Mhz.

ATmega328 menjadi cukup populer setelah chip ini dipergunakan dalam board Arduino. Dengan adanya Arduino yang didukung oleh software Arduino IDE, pemrograman chip ATmega328 menjadi jauh lebih sederhana dan mudah.

Skema pinout ATmega328

Pada dasarnya board Arduino adalah tentang ATmega328. Board Arduino didesain untuk mempermudah kita untuk melakukan pemrograman dan koneksi chip ATmega328 dengan komponen lainnya. Dengan board Arduino, baik itu Arduino UNO, Arduino Mega 2560, Arduino Nano, maupun Arduino Pro Mini, semua nya membantu untuk menyederhanakan proses membuat rangkaian mikrokontroler.

Sebagai contoh, misal anda akan mencoba melakukan pemrograman untuk membuat led berkedip setiap 1 detik. Hal ini cukup dengan menyambungkan kabel dari led ke terminal pin I/O yang disediakan, lakukan pemrograman di software Arduino IDE (via Windows, Mac atau Linux), lalu upload program tersebut via USB, dan anda sudah berhasil memprogram chip ATmega328 untuk melakukan tugas menyalakan led berkedip setiap 1 detik.

Bagaimana jika pemrograman ATmega328 dilakukan tanpa board Arduino dan tanpa software Arduino IDE? Perjalanan nya cukup panjang, walaupun hanya untuk melakukan tugas sederhana yaitu led berkedip. Anda harus merakit rangkaian minimal ATmega328 yang terdiri dari beberapa komponen, lalu anda harus menulis program dengan bahasa pemrograman tingkat rendah yang cukup rumit, dan setelah itu untuk melakukan upload program ke chip anda harus membutuhkan hardware lain yaitu hardware Programmer atau Downloader untuk dapat berkomunikasi dengan komputer. Sebuah proses yang ribet yang akan mematahkan semangat belajar mengenai mikrokontroler sejak awal.

Dengan board Arduino, anda dimanjakan untuk dapat dengan mudah dan sederhana mempelajari mikrokontroler berbasis Arduino. Contoh pada board Arduino UNO R3, pada board tersebut telah terdapat chip mikrokontroler ATmega328 (yang dapat dicabut pasang), terdapat chip ATmega16U untuk komunikasi USB, IC regulator untuk memudahkan kita memberi tegangan (baik USB, baterai 9V atau AC adaptor 9-12V), dan banyak pin I/O yang sudah disediakan lubang kabelnya. Perhatian anda tidak lagi tersita hanya untuk koneksi chip ATmega328, tapi bisa berkonsentrasi pada kreasi yang sedang anda tuju. Seperti pada contoh led diatas, anda hanya tinggal sambungkan led ke arduino, koneksikan Arduino via kabel USB, load program "blink" via software Arduino IDE, dan selesai. Led akan berkedip dan anda bisa tersenyum.

Skema Led Arduino Uno

Apa yang dimaksud Development Board?

Sejatinya, board Arduino UNO R3, Arduino Mega 2560, Arduino Nano dan Arduino Pro Mini adalah development board atau papan pengembangan. Disebut papan pengembangan karena board-board tersebut sebenarnya hanya digunakan pada saat pengembangan rangkaian mikrokontroler, saat proses desain dan prototyping, atau untuk proses pembelajaran. Ketika sebuah desain rangkaian telah selesai dan akan diaplikasikan dalam dunia nyata, rangkaian tersebut akan dirakit dalam PCB yang sesungguhnya dan terpisah dari Arduino board.

Rangkaian Arduino Stand Alone

Sebagai ilustrasi, pada rangkaian "blink" dimana sebuah led diintruksikan untuk melakukan tugas nyala-mati selang 1 detik, pada development board kita lakukan dengan menyambungkan led tersebut ke salah satu digital pin Arduino UNO (misal pin 13) dan lalu melakukan pemrograman Arduino IDE dan upload ke Atmega328 via USB. Led akan berkedip sesuai yang diperintahkan. Rangkaian ini, pada akhirnya bisa dibuat menjadi sebuah rangkaian stand-alone. Untuk rangkaian stand-alone "blink' tersebut yang dibutuhkan hanyalah sebuah chip ATmega328, satu buah crystal 16 Mhz, dua buah kapasitor 0.1uF dan sebuah led. Sambungkan dengan tegangan 5V, led pada rangkaian tersebut akan berkedip seperti yang telah diprogramkan kepada chip ATmega328 nya.

Apa yang bisa dilakukan oleh Arduino?

Apapun yang bisa dilakukan oleh ATmega328. Anda bisa menyambungkan dan mengontrol led, beberapa led, banyak led, motor DC, relay, servo, modul dan sensor-sensor, serta banyak lagi komponen lainnya. Semua tergantung pada kreativitas anda. Platform Arduino sudah sangat populer sekarang ini, sehingga anda tidak akan kesulitan untuk memperoleh informasi, tutorial dan berbagai eksperimen yang menarik yang tersedia banyak di internet. Dengan Arduino, dunia hardware bisa bekerja sama dengan dunia software. Anda bisa mengontrol hardware dari software, dan hardware bisa memberikan data kepada software. Dan semuanya bisa dilakukan dengan relatif mudah, murah, dan menyenangkan.

Contoh Robot Arduino Uno

You may like this

Led Standar 5mm

Led Standar 5mm

LED adalah komponen standar yang akan sangat diperlukan untuk anda yang sedang belajar mikro kontrol..

Rp. 350,-

Modul Step Up DC-DC XL6009

Modul Step Up DC-DC XL6009

Modul step up atau penaik tegangan DC (boost) XL6009 ini akan menolong anda untuk menyelesaikan masa..

Rp. 25.000,-

Modul Motor Driver L298N Mini

Modul Motor Driver L298N Mini

Modul motor driver L298N mini ini adalah versi mini dari modul motor/stepper driver L298N. Modul ini..

Rp. 35.000,-

IC ULN2003

IC ULN2003

IC ULN2003 pada dasarnya adalah sebuah array yang terdiri dari 7 buah NPN Darlington transistor yang..

Rp. 2.500,-